Web Hosting

TV ONLINE

Selasa, 17 Mei 2011

Marak Angkot Ngetem di Terminal Bayangan

BIKIN MACET: Sejumlah angkot tampak ngetem di ruas Jalan Pajajaran sekitar Terminal Baranangsiang, kemarin.
Bogor,  GEGANA.

Sejak pergantian kepemimpinan di tubuh Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ), warga kota hujan mempertanyakan programprogram DLLAJ yang tak lagi berjalan. Sebut saja penggembokan ban kendaraan yang parkir di sembarang tempat, atau penertiban angkot yang kerap ngetem di terminal-terminal bayangan.
“Angkot yang ngetem di depan pusat perbelanjaan makin parah. Contohnya di persimpangan Tugu Kujang. Kalau sore waktu pulang kerja, kemacetannya bikin orang tambah stres,” keluh Welly (22), mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di kota hujan.
Pemandangan serupa tampak di depan Mal Jambu Dua, yang sudah berubah menjadi terminal bayangan. Angkot yang mengetem mengakibatkan kemacetan cukup panjang. Mirisnya, hal itu terjadi tepat di depan pos polisi. Selain itu, angkutan Bogor- Sukabumi yang sebelumnya dilarang memangkal di depan Terminal Baranangsiang, kini terlihat kembalibermunculan. Serta, kawasan Jalan Pajajaran yang bebas parkir pun kembali dimanfaatkan mobil-mobil parkir.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala DLLAJ Kota Bogor, Suharto berjanji akan segera membenahi karut-marut lalu lintas di kota hujan. Menurut dia, DLLAJ dengan kepemimpinan yang baru tengah menggodok langkah-langkah jitu dalam mengatasi permasalahan lalulintas di Kota Bogor. Salah satunya dengan melakukan langkah-langkah persuasif. “Kalau perlu nanti bersama aparat kepolisian menerapkan sanksi ke sopir-sopir angkot yang bandel,” tegasnya.
Khusus untuk masalah angkot, DLLAJ akan berupaya melanjutkan program-program unggulan seperti shift angkot yang dinilai berkontribusi mengurai kemacetan. Suharto mengatakan, adanya angkotangkot yang ngetem merupakan indikator semakin menurunnya penumpang mereka. Hal itu diperkirakan para penumpang yang beralih menggunakan angkutan pribadi seperti sepeda motor.
Kabid Lalulintas DLLAJ, Tedy menambahkan, pihaknya tengah mengumpulkan data titik-titik kemacetan di Kota Bogor. Petugas DLLAJ diturunkan untuk memantau jalan-jalan protokol dan memetakan pola kemacetan. Hal itu dilakukan guna mengkaji permasalahan utama kemacetan untuk dicari solusinya. “Seperti kemacetan setiap akhir pekan di Jalan Raya Tajur. Saya akan kaji dulu masalahnya untuk mencari solusi,” imbuh Tedy. (TIM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kapan Negara ini Bebas dari Korupsi????

Pengikut

Mengenai Saya

Gresik, Jawa Timur, Indonesia
MENGGALI POTENSI, MENAMPUNG ASPIRASI, MENYEBAR INFORMASI