Web Hosting

TV ONLINE

Minggu, 22 Mei 2011

Oknum Polsek Glenmore Upaya Perdayai Warga ( edisi 60 )

Nama : miswan

Banyuwangi, GEGANA
Tepatnya tanggal 15 April 2011 ± jam 3.00 WIB dusun sidodadi RT.01/RW.01 desa Tegalharjo kecamatan Glenmore dihebohkan dengan hilangnya sepeda motor mio berwarna hijau dengan NOPOL DK.2720 OE atas nama I NYOMAN GEDE ARDITA dirumah MISELAN, menurut keterangan MISELAN kepada wartawan GEGANA kronologi asal muasal sepeda motor mio tersebut dibelikan oleh anaknya ( IDA ) dan Anak menantunya ( suami IDA, I NYOMAN GEDE ARDITA ) yang mana status sepeda MIO tersebut dibeli secara kredit melalui PT.ADIRA DINAMIKA MULTI FINANCE cabang Denpasar Bali. Sepeda motor Mio tersebut hilang dicuri maling dirumah MISELAN dan sampai saat ini belum diketahui dimana rimbanya dan siapa pelakunya.
Tanggal 15 April 2011, jam 06.00 WIB MISELAN ( Pemilik sepeda motor ) melapor kepada POLSEK Glenmore, yang mana pada saat itu ada empat orang petugas piket polisi. Serta merta laporanpun dicatat dan ditanggapi, daam surat tanda bukti lapor tanggal 15 April 2011, disana jelas penerimannya adalah DIAN SANDI anggota POLSEK Glenmore. Selang beberapa hari ± 1 minggu dari waktu kehilangan ± jam 19.00 WIB MISELAN di panggil HERMANTO ( petugas POLSEK Glenmore ) lewat NASRAN selaku ketua RT dilingkungan wilayah tersebut. Pada waktu itu juga MISELAN meluncur kerumah NASRAN, kemudian NASRAN meminta MISELAN untuk menghadap HERMANTO kekantor POLSEK Glenmore. Serta merta MISELAN melaju kekantor POLSEK Glenmore, dan disana MISELAN bertemu dengan HERMANTO, menurut penjelasan MISELAN kepada wartawan GEGANA, bahwasanya HERMANTO menjelaskan kepada MISELAN hilangnya atau tercurinya sepeda motor Mio milik MISELAN tersebut ada pihak keluarga MISELAN terlibat dalam kasus tersebut, dan maunya HERMANTO akan diselesaikan secara kekeluargaan di rumah TUTUT, yang menurut informasi MISELAN dan masyarakat sekitar TUTUT adalah istri kedua dari HERMANTO.
Selang beberapa waktu MISELAN, SRI SUPRAPTI ( istrinya ) dan NASRAN bertandang kerumah TUTUT, tepatnya disalon kecantikan milik TUTUT, yang pada akhirnya ketiga-tiganya bertemu dengan HERMANTO ( petugas POLSEK Glenmore ), dalam pertemuan tersebut HERMANTO memeparkan kepada MISELAN bahwasanya tercurinya sepeda motor MIO milik MISELAN tersebut ada keluarga MISELAN yang terlibat, dan memeinta MISELAN untuk menyelidiki kewilayah Lekap Kecamatan Kalibaru, dimana mantan suami IDA ( YANTO ) berdomisili. Setelah MISELAN melalui teman-temannya melakukan penyelidikan kewilayah Lekap Kecamatan Kalibaru secara menyamar tidak berhasil, MISELAN melapor ulang ke POLSEK Glenmore disertai dengan fotocopy surat keterangan dari ADIRA, dan bukti setoran pencicilan dari pihak ADIRA.
Selang beberapa hari NASRAN menemui IDA ( anak MISELAN ) dan I NYOMAN GEDE ARDITA dirumah MISELAN dengan maksud meminta uang sebesar Rp. 1.500.000,- ( Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah ) atas suruhan HERMANTO ( Anggota POLSEK Glenmore ) yang mana uang tersebut menurut informasi NASRAN kepada MISELAN untuk menebus sepeda MIO yang hilang tercuri kepada pencuri sepeda motor MIO tersebut. Namun uang tersebut tidak diberikan, bahkan HERMANTO sendiri justru mendesak MISELAN dan IDA untuk mengakui bahwasanya hilangnya atau tercurinya sepeda motor MIO tersebut rekayasa dari keluarga MISELAN. Namun dengan tegas MISELAN dan IDA tidak mau mengakui, karena mereka memang tidak merasa melakukan perbuatan tersebut. Menurut MISELAN logikanya saya yang kehilangan ( sebagai pihak tercuri ) kok justru disuruh mengakui perbuatan yang tidak seharusnya dilakukan.
Beberapa hari setelah lapor ulang dilakukan oleh MISELAN, NASRAN bersama P.TUTIK ( NGATEMUN ) kerumah MISELAN, lagi-lagi atas suruhan HERMANTO namun yang menemui IDA ( anak MISELAN ) dan SRI SUPRAPTI ( Istri MISELAN ) dengan maksud dan tujuan keluarga MISELAN disuruh minta ma’af kepada keluarga HERMANTO, sambil disuruh bawa uang Rp. 1.500.000,-( Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah ), kalau itu tidak dilakukan ( keluarga MISELAN  tidak meminta ma’af kepada HERMANTO ), HERMANTO mengancam akan memenjarakan seluruh keluarga MISELAN dan berakibat istri MISELAN sampai jatuh sakit dan mencret-mencret karena ketakutan. Alas an daripada HERMANTO meminta keluarga MISELAN untuk meminta ma’af kepada HERMANTO, karena HERMANTO sendiri pada saat itu dilawan dan dibantah oleh IDA ( anak MISELAN ). Menurut MISELAN kepada wartawan GEGANA IDA terpaksa melawan karena HERMANTO mengejek IDA dan membuka aib IDA dihadapan rekan-rekan Polisinya dan IDApun masih ingat betul petugas-petugas Polisi yang tau dan menyaksikan peristiwa ketika IDA diejek oleh HERMANTO.
Menurut IDA dan MISELAN HERMANTO selaku petugas Polisi bukan membahas sepeda motor MIO yang hilang tercuri, justru malah mengejek IDA dan membuka aib IDA . bahkan menurut pemaparan IDA kepada wartawan GEGANA, HERMANTO pun menjelek-jelekkan IDA kepada I NYOMAN GEDE ARDITA ( suami IDA ), hingga berakibat rumah tangga keluarga IDA dan I NYOMAN GEDE ARDITA berantakan. Sampai pada saat sekarang MISELAN belum mendapatkan kabar atau informasi dari pihak POLSEK Glenmore perihal sepeda motor MIO miliknya yang hilang tercuri yang belum diketahui dimana Rimbanya dan siapa pelakunya.   Bersambung
>BIRO Banyuwangi>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kapan Negara ini Bebas dari Korupsi????

Pengikut

Mengenai Saya

Gresik, Jawa Timur, Indonesia
MENGGALI POTENSI, MENAMPUNG ASPIRASI, MENYEBAR INFORMASI