Web Hosting

TV ONLINE

Minggu, 15 Mei 2011

Warga Sudah Lama Sangat Resah Adanya Galian C di Wil. Kec. Brondong. Kab. Lamongan / Jatim

Gambar Bego alat berat untuk penggalian
Para pekerja di Lokasi penggalian


Kandang ternak ayam banyak korban mati


Luas Jalan menuju ke penggalian (+/-)3meter






             Team Media GEGANA hasil investigasi di TKP yang terletak di wilayah Sedayu Dusun Jompong RT 05 / RW 06 Kelurahan / kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Dusun Jompong dipergunakan sebagai jalan untuk berlalu lalang kendaraan DumTruk yang seakan akan mengganggu warga masyarakat khususnya para petani di wilayah tempat penggalian yang dilakukan oleh pihak “UD. Karya Mandiri” yang seakan akan tidak mempunyai rasa keperdulian kepada lingkungan atau para petani dan tempat ternak ayam, dikarenakan jalan tersebut lebar 3 m, dengan jarak tempuh dari lokasi ke jalan raya sekitar 2,5 km, dan apabila ditengah tengah perlintasan jalan desa tersebut para petani ketika berpas pasan baik motor maupun roda empat mengalami kesulitan untuk mendapat kerenggangan jalan ketika terjadi berpas pasan, dan ada alasan lain para warga saat menggiring hewan ternaknya dumtruck itu masih berjalan dan tidak mau berhenti akhirnya semua hewan ternak lari tunggang langgang diperkebunan cabe, akhirnya perkebunan itu menjadi korban kerusakan yang mengakibatkan gagal panen dikarenakan dumtruck tersebut yang lalu lalang memuat batu putih/ kumbung. Warga desa Jompong sudah menyampaikan baik-baik tentang pengaduan ini yang sudah terproses dimedia masa, kemudian camat Brondong telah membuat surat teguran dan mendapat tanggapan untuk pemberhentian kegiatan galian batu putih/ kumbung tersebut, ternyata buktinya surat yang dibuat camat brondong yang bernama Suharto.SH.Msi, ternyata hanya untuk mengelabuhi warga masyarakat supaya warga mendapatkan ketenangan hanya beberapa saat atau sementara dan akhirnya surat tersebut tidak sesuai dengan kenyataannya telah disalah gunakan wewenang tersebut tidak ada kordinasi/ kelanjutan pembahasan dengan jelas, ternyata ada oknum pemerintahan yang ikut serta di dalamnya/ semi premanisme. Apabila suatu saat yang bersangkutan melakuan komplin beliau selalu tampil seakan akan memberikan penyampaian merasa kasihan kepada pemilik lahan atau pemborong tersebut. Dari Time Media GEGANA mulai membuktikan adanya penggalian untuk mencari bukti-bukti obyek dan subyek tanah tersebut, maka dengan ini warga masyarakat menginginkan agar proyek tersebut dihentikan atau jalan tersebut di alihkan atau dipindah akses jalur jalannya ke jalur lain supaya tidak mengganggu atau meresahkan keseharian bagi kelompok para petani dan warga masyarakat khususnya sebagai pengguna jalan desa . Dengan ini kami sebagai masyarakat khususnya pemerintah agar bertindak tegas melihat situasi, kondisi alam yang banyak mengalami kerusakan dan terjadi bencana alam atau banjir yang disebabkan ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.
             Selama berita ini kami sajikan dari Team Media GEGANA / bersambung....








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kapan Negara ini Bebas dari Korupsi????

Pengikut

Mengenai Saya

Gresik, Jawa Timur, Indonesia
MENGGALI POTENSI, MENAMPUNG ASPIRASI, MENYEBAR INFORMASI