Web Hosting

TV ONLINE

Minggu, 15 Mei 2011

Penipu Berkedok Guru Piano


                











Foto Yudha Cahyono


 Alamat 1 : Perum Taman Pinang Indah
       Blok F-III Sidoarjo
 Alamat 2 : Perum Griya sejahtera                               
   Rumah Pak Gito Santoso dan Ibu Hana CS
Awalnya yudha sms menanyakan kabar ibu lusye. Bu luesy yang tidak kenal nomor tersebut lalu bertanya “ANDA SIAPA?” Kemudian yudha memperkenalkan diri yang katanya dia dapat nomor bu luesy dari temannya yang bernama Pak Heri. Itulah awal perkenalan Bu Luesy dengan Yudha yang gerejanya tidak menetap alias berpindah-pindah. Dan puncaknya karena HP yudha tidak aktif semuanya dan kehilangan kontak Bu Lusye merasa kecewa karena ternyata selama ini kebaikan Bu Lusye dimanfaatkan oleh yudha cahyono . Foto yudha cahyono yang memakai pakaian dagangan Bu Lusyeyang sekarang tinggal di Perum Taman Pinang Indah Blok F3 no.12 L( SDA). Barang – barang Bu Lusye yang dibawa yudaha 1 kacamata renang merk LOSONA warna silver,4 kotak celana dalam pria merk GTMAN. Barang-barang tersebut belum kembali sampai sekarangdan barang-barang dagangan yang sebagian dibawa belum kembali.

Sebelumnya Ibu Lusye mengenal Yudha Cahyono Warga Perum Taman Pinang F-III Sidoarjo yang juga tinggal di Perum Griya sejahtera Blok F/ no 1 Malang bahwa Yudha tersebut tidak satu Gereja yang sebenarnya. Saat itu Yudha mengaku dia adalah guru les piano hingga membuat ibu Lusye tertarik untuk menyediakan guru les piano bagi anaknya, dan selanjutnya meski tidak jadi guru les piano, ternyata Yudha masih sering menghubungi ibu Lusye dan dengan dalih meminjam uang untuk membayar cicilan/ kreditan sepeda motor sebesar Rp.600.000,- dan ibu Lusye memberi Rp.300.000,- di karenakan yudha sangat membutuhkan untuk penyicilan sepeda motor yang sudah ada keterlambatan menurut pengakuan dari ibu lusye kepada wartawan GEGANA untuk selanjutnya ibu Lusye tidak bisa membantu apa-apa, kemudian ibu Lusye mempercayakan dagangan tersebut kepada Yudha Cahyono dibawakan sesuai dengan permintaan/ pesanan Yudha tersebut, yang bisa dijualkan agar keuntungan dagangan tersebut bisa mengurangi atau membantu kebutuhan Yudha Cahyono, tetapi dibalik kepercayaan ibu Lusye sekeluarga disalahgunakan Oleh Yudha Cahyono, dimana barang dagangan tersebut pada tanggal 13-12-2010 dibawa oleh Yudha sampai dengan bulan Maret 2011 tidak ada kejelasan atau pertanggung jawaban mengenai barang dagangan tersebut, hingga membuat ibu Lusye kecewa akhirnya melaporkan Yudha ke Polresta Malang Dengan tuduhan tindak pidana penipuan atau penggelapan dengan pasal KUHP (378 dan 372), ibu Lucye membeli HP disuatu konter dari sega grosir Malang dan setelah pembayaran HP tersebut langsung dibawa atau dikuasai oleh Yudha Cahyono sampai dengan beberapa bulan belum juga dikembalikan dan kemudian Yudha phonselnya susah sekali di hubungi dan selalu menghilang saat dicari dirumahnya yang beralamat di Perum Griya sejahtera Blok F/ no 1  Malang, dan pada tanggal 28 Desember 2010 Yudha Cahyono sudah tidak ada ditempat dan berpindah tempat di Perum Taman Pinang Indah Blok F-III Sidoarjo. Dan ibu Lucye kecewa atas pemberitaan di media cetak Malang Post hasil komentarnya pengacara yang bernama “Aristoteles Tumbang” pengacara Yudha Cahyono. Time Media GEGANA, TR/ Bersambung...




BARANG BUKTI :


"BB" Belum Kembali

"BB" Belum Kembali


"BB" Belum Kembali

"BB" Sudah Kembali (Barang Kotor/Kumel)

"BB" Belum Kembali


1 komentar:

Kapan Negara ini Bebas dari Korupsi????

Pengikut

Mengenai Saya

Gresik, Jawa Timur, Indonesia
MENGGALI POTENSI, MENAMPUNG ASPIRASI, MENYEBAR INFORMASI