Web Hosting

TV ONLINE

Minggu, 22 Mei 2011

PNS POLIGAMI SAMPAI BERANAK ENAM ( Edisi 60 )

Hasan Marsuki

Banyuwangi,GEGANA

Hasan marsuki seorang PNS Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Angkatan th 2007 yang dinas di SMPN berstatus SSN ( Sekolah Standar Nasional ) diwilayah Kecamatan Genteng, pernah terlintas suatu pemikiran terkait status ketiga anaknya dari enam anak kandungnya dari kedua istri yang dimilikinya, pasalnya tiga anak dari istri mudanya tidak dapat didaftarkan kepada dinas pendidikan sebagaimana ketiga anak yang diperoleh dari perkawinan yang resmi dan syah dari istri tuannya, sehingga ketiga anak tersebut tidak dapat tunjangan kesejahteraan selaku anak pegawai negeri. Pernikahan di bawah tangan dengan istri mudanya  terjadi pada tahun 2000 berselang tiga tahun berikutnya istri tuanya baru mengetahui perkawinan dibawah tangan tersebut yang berujung pada kedamaian bersama dengan kondisi aman dan rukun.
Pada tahun 2007 Hasan Marsuki terangkat sebagai pegawai PNS dikalangan dinas Pendidikan dan selanjutnya mengajar disalah satu SMPN di Kecamatan Genteng. Akankah ketiga anak kandung dari istri mudanya tersebut dapat mendapatkan hak yang sama sebagaimana yang diperoleh tiga saudara tirinya?.
Untuk mencukupi kebutuhan hidup keenam anak kandung dan kedua istrinya, Marsuki   merasa perlu untuk mencari tambahan rizki dengan cara mengajar di salah satu Madrasah Aliyah swasta di Kecamatan Glenmore dengan status sebagai Kepala Sekolah, kendati merasa bahwa dirinya melanggar aturan pemerintah dalam menjalankan tugas hanya lima hari kerja dalam sepekan, namun bagi dirinya  yang penting mencukupi, 24 jam kerja dalam sepekan sebagaimana aturan Dinas Pendidikan.
Tim investigasi GEGANA melacak keberadaan kedinasannya di SMPN SSN tersebut dan bertemu dengan Kepala Sekolahnya dan didapat keterangan bahwa tidak ada seorang gurupun yang merangkap disekolah lain, namun setelah dilihat pada absensi guru terbukti Hasan Marsuki benar adanya sering Alfa pada hari tertentu. Beberapa kepala sekolah yang setingkat berkomentar tentang keberadaan tersebut menyatakan bahwa hal tersebut melanggar PERBUP Kab. Banyuwangi, dan sangat menyayangkan hal tersebut terjadi pada sekolah yang berstatus SSN.(TIM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kapan Negara ini Bebas dari Korupsi????

Pengikut

Mengenai Saya

Gresik, Jawa Timur, Indonesia
MENGGALI POTENSI, MENAMPUNG ASPIRASI, MENYEBAR INFORMASI