Web Hosting

TV ONLINE

Selasa, 17 Mei 2011

SELEKSI UJIAN KASUN MAWUT DESA MENDOGO SUDAH SESUAI PROSEDUR

Lamongan, GEGANA.
Mendogo sebuah desa yang letaknya di wilayah Kec. Ngimbang sebelah selatan jantung kota Kab. Lamongan. Desa Mendogo terdiri dari 5(lima) dusun yaitu Mendogo, Tegoan, Bendo, Mawut dan Galeh. Desa yang dipimpin seorang Kepala Desa Suparnadi sudah mulai tampak perubahan dan perkembangannya terutama dalam disiplin kerja bagi pamong dan perangkatnya. Perubahan pembangunan di bidang penataan infrastruktur serta perbaikan jalan desa, pengembangan Koperasi Wanita dan PKK.
Desa yang mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai petani tersebut pada tanggal 16 Pebruari 2011 telah melakukan pelantikan Kepala Dusun Mawut Pambudi.
Dalam proses awal seleksi sampai penetapan calon terpilih anggota panitia sudah bekerja secara maksimal dan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku. Tapi aneh dan sangat disayangkan karena baru-baru ini ada media lain yang memberitakan bahwa prosedur seleksi Kasun Mawut tersebut tidak sesuai aturan dan terkesan ada main diantara calon sama penguji. Apa hal tersebut memang benar dan apa ada bukti serta data penunjang atas pemberitaan itu ???
Saat wartawan Gegana turun ke lapangan untuk mencari tahu atas kepastian berita tersebut ternyata apa yang diberitakan di media lain itu tidak benar dan datanya kurang valid. Karena menurut masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa proses seleksi pengisian jabatan Kepala Dusun Mawut tersebut sudah berjala sesuai mekanisme tanpa adanya rekayasa dan tidak terjadi adanya pat-gulipat antara calon, penguji dan panitia pengawas. Buktinya sebelum dan sesudah proses seleksi sampai saat ini di desa Mendogo khususnya Dusun Mawut situasi kondisi desa adem ayem dan aman –aman saja serta tidak ada gerakan dari masyarakat Komplain dari calon yang tidak terakomodir.
“Ambek’an lo pak wong ujian Kasun Mawut iku wes ono rong ulan punjul terus Kasun seng kepilih Pambudi y owes mari nompo tunjangan sing sak ben ulan Rp. 500.000 iku tapi yo kok ijek ono Koran nulis sing neko-neko, umpomo ono tenan rekayasa nok proses iku yo mesti masyarakat Mendogo iki geger rame perkoro gak trimo opo maneh calone, terus maneh y owes wajar pak wong nek pengen dadi pimpinan iku mbondo mosok kate glondong semprong, lha sing di gawe ejek keler lan tetek mbengek iku duite sopo katene, west a pak nek menurutku proses seleksi Kasun Mawut sing wes dilakoni iku wes bener tur sesuai aturan lan Pambudi y owes cocok lan pantes dadi Kasun Mawut” (Bahasa Jawa) imbuhnya.
Sedangkan dari pantauan kami mulai dari proses seleksi awal di lakukan yaitu mulai dari pendaftaran, penetapan daftar calon tetap, pelaksanaan ujian, koreksi serta penetapan calon terpilih semua itu sudah mengacu pada undang-undang dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Dengan dasar tidak ada masalah yang ditimbulkan dari proses seleksi Kasun tersebut dan juga tidak ada komplain serta keberatan dari calon yang gugur saat pendaftaran ataupun dari calon yang tidak terakomodir maka proses seleksi ujian Kasun Mawut Desa Mendogo kami rasa tidak ada masalah dan sah menurut hukum serta aturan.
Yang pasti apapun hasilnya karena proses seleksi Kasun Mawut sudah dilalui sesuai proses dan tahapan maka semua itu tidak akan mengubah keputusan yang sudah ditetapkan oleh panitia bahwa Pambudi yang berhak atas jabatan sebagai Kasun Mawut. Untuk itu kepada masyarakat Desa Mendogo khususnya, jangan percaya pada pemberitaan yang kurang bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. (TIM).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kapan Negara ini Bebas dari Korupsi????

Pengikut

Mengenai Saya

Gresik, Jawa Timur, Indonesia
MENGGALI POTENSI, MENAMPUNG ASPIRASI, MENYEBAR INFORMASI