Web Hosting

TV ONLINE

Selasa, 17 Mei 2011

TERTIBKAN PEREDARAN MIRAS

Lamongan, GEGANA.

Sebanyak tujuh warung dan cafe yang memperjualbelikan minuman keras (MIRAS) di Kecamatan Mantup ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOLPP) Lamongan. Sejumlah barang bukti (BB) disita dalam oprasi penegakan Perda tersebut. Sementara pemiliknya pada Selasa (12/4) menjalani pemeriksaan di Kantor Satpolpp.
KAsatpolpp Sukiman dalam keteranganya melalui Kabag Humas dan Infokom Anang Taufik menjelaskan operasi di Kecamatan Mantup itu untuk menegakan Perda Nomor 3 tahun 2004 tentang Pengawasan dan Pengendalian Peredaran Miras. "kegiatan yang dilaksanakan di Mantup senin lalu itu juga sebagai bagian untuk menegakkan Perda Nomor 2 tahun 2005 tentang PengaturanUsaha Rumah Makan dan Jasa Boga. Mereka yang ketahuan melanggar tentu akan menjalani proses lebih lanjut" ujamya.
Selain penegakan Perda, kegiatan itu sendiri disebutkannya adalah sebagai bagian dari upaya untuk meminimalisir peredaran miras di masyarakat. "hari ini (kemari,red) pemilik warung dan caf6 itu dipanggil ke kantor Satpolpp. Tentunya mereka diberi peringatan dan menandatangani pernyataan agar tidak memperjualbelikan miras di tempat usahanya" kata dia.
Ketujuh warung dan caf6 yang dirazia tersebut berlokasi di desa jalan Kecamatan Mantup, Yakni warung milik Sulikin, Juliani, Basori, Nur Hayati, Suhartono, Wariyono dan Ems. Dari warung tersebut juga disita setidaknya 10 botol miras dari beberapa merk dagang. Selama bulan Maret, Satpolpp juga melakukan penertiban sejumlah enam kegiatan yang diketahui melanggar Perda. Diantaranya usaha Futsal di desa Bakalrejo/Sugio yang melanggar Perda nomor 6 Tahun 2007 tentang bangunan. Pemiliknya telah dipanggil dan membuat pernyataan. Demikian pula dengan usaha galian C di Desa Tlogosadang / Paciran yang melanggar Perda Nomor 14 Tahun 2003. (IKS/ZN)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kapan Negara ini Bebas dari Korupsi????

Pengikut

Mengenai Saya

Gresik, Jawa Timur, Indonesia
MENGGALI POTENSI, MENAMPUNG ASPIRASI, MENYEBAR INFORMASI